Jumat, 27 Januari 2023

Antara Bangunan dan Persaudaraan Keimanan

 بسم الله الرحمن الرحيم


Antara Bangunan dan Persaudaraan Keimanan


[عن أبي موسى الأشعري:] إنَّ المُؤْمِنَ لِلْمُؤْمِنِ كالْبُنْيانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا. وشَبَّكَ أصابِعَهُ.


البخاري (ت ٢٥٦)، صحيح البخاري ٤٨١  •


Dari Abu Musa Al asy'ari -rodhiyallahu 'anhu-berkata bahwasanya Nabi shollallahu alaihi wa sallam bersabda :


"Sesungguhnya orang mu'min dengan mu'min yang lainnya ibarat seperti bangunan dimana saling menguatkan di antara mereka".

Kemudian Nabi shollallahu alaihi wa sallam berisyarat dengan menjalin jari-jemarinya.


( HR Al Bukhori[w: 256H] : 481 )


Penjelasan :


Islam membangun masyarakat Muslim di atas pondasi yang kokoh yaitu tali persaudaraan dan saling mendukung di antara mereka.Di dalam Al quran Allah ta'ala telah mengabarkan bahwasanya orang-orang yang beriman itu adalah saudara dalam agama sedangkan Persuadaraan itu berlawanan dengan kedengkian dan kebencian. Persadaraan itu menuntut untuk saling mencintai, salin tolong menolong,ramah dan menumbuhkan rasa cinta di antara mereka. 

Hadits ini menjelaskan bahwasanya Nabi shollallahu alaihi wa sallam memberikan nasehat sesungguhnya orang-orang yang beriman dalam kerjasama mereka dan kerekatan antara mereka ibarat sebuah bangunan yang kokoh yang tidak akan berdiri kokoh kecuali jika bagian-bagian struktur bangunan itu saling terkait antara satu dengan yang lain maka jika bagian tersebut lepas niscaya akan runtuhlah dan robohlah bangunan itu.

Maka tatkala Nabi shollallahu alaihi wa sallam berisyarat dengan menjalin jari-jemarinya bermaksud memberikan nasehat bahwasanya kerjasamanya orang-orang beriman itu ibaray terjalinnya jari-jemari yang mengumpulkan kekuatan meskipun bermacam-macam bentuk dan berlainan.


Meskipun Jari-jemari itu berlainan bentuk namun sumbernya sama yaitu tubuh seseorang.

Begitu juga dengan orang-orang beriman  meskipun mereka berbeda-beda namun sumber pokoknya satu yaitu ikatan persaudaran di atas keimanan. Nabi shollallahu 'alaihi wa sallam menjalin jari-jemarinya dalam hadits ini karena untuk maslahat dan faidah yaitu tatkala Beliau shollallahu 'alaihi wa sallam mengibaratkan orang-orang beriman dengan sebuah bangunan yang kokoh melalui perkataan maka Nabi shollallahu 'alaihi wa sallam memperjelas dengan perbuatan yaitu dengan isyarat menjalin jemari-jemarinya yang menunjukkan kekuatan agar lebih jelas dan dipahami. 


الدرر السنية


https://dorar.net/hadith/sharh/22403


Semoga bermanfaat. 


✒️ Juantara

PELAJARAN DARI KISAH 3 ORANG DALAM BERMAJLIS ILMU

 *PELAJARAN DARI KISAH 3 ORANG DALAM BERMAJLIS ILMU* Abu Waqid Al Laitsi - rodhiyallahu 'anhu - berkata: أنَّ رَسولَ اللهِ صلَّى اللهُ ع...